RIAUREALITA.COM — Menonton film bertema kucing bisa jadi cara melepas penat tanpa harus keluar rumah. Sinema Jepang punya banyak judul bergenre iyashikei, yaitu cerita yang dirancang memberi efek menenangkan lewat visual hangat dan konflik ringan. Berikut sembilan film yang cocok menemani waktu santai kamu.
Deretan film ini menggabungkan kisah kucing dengan kehidupan sehari-hari yang lambat dan menenangkan. Mulai dari animasi fantasi hingga drama keluarga, semuanya menawarkan suasana adem untuk ditonton saat me-time.
1. Ghost Cat Anzu (Bakeneko Anzu-chan)
Anime ini tayang di bioskop Jepang pada 19 Juli 2024 dan bercerita tentang Anzu, kucing hantu gemuk yang hidup layaknya manusia. Anzu ditugaskan menjaga Karin, gadis 11 tahun yang ditinggalkan ayahnya di sebuah kuil desa.
Pengisi suaranya adalah Mirai Moriyama sebagai Anzu dan Noa Goto sebagai Karin. Tingkah Anzu yang pemalas, suka mengendarai moped, dan gemar ke pemandian air panas memberi sentuhan humor slice-of-life yang menghibur.
2. Nakitai Watashi wa Neko wo Kaburu
Miyo Sasaki, siswi SMP, mendapat topeng ajaib yang membuatnya bisa berubah jadi kucing putih demi mendekati teman sekelasnya, Kento Hinode. Anime ini rilis global di Netflix pada 18 Juni 2020.
Diproduksi Studio Colorido dan disutradarai Junichi Sato bersama Tomotaka Shibayama, film ini menampilkan lanskap kota Tokoname yang indah. Ceritanya menyentuh soal penerimaan diri, ditemani lagu tema dari band Yorushika.
3. The Island of Cats (Neko to Jiichan)
Film ini mengisahkan Daikichi, kakek 70 tahun yang hidup berdua dengan kucing belangnya, Tama, di pulau kecil usai istrinya wafat. Keseharian mereka berubah saat Michiko, wanita muda, datang membuka kafe.
Dibintangi Shinosuke Tatekawa dan Kou Shibasaki, film ini tayang di bioskop Jepang pada 22 Februari 2019. Kursi sutradara diisi Mitsuaki Iwago, fotografer hewan liar yang ahli memotret kucing jalanan.
4. The Travelling Cat Chronicles (Tabineko Report)
Diadaptasi dari novel terlaris, film ini mengikuti Satoru, pemuda baik hati yang mencari pemilik baru untuk kucing jalanan yang diselamatkannya, Nana. Keduanya melakukan road trip melintasi Jepang dengan van perak untuk mengunjungi kerabat masa kecil Satoru.
Aktor muda Sota Fukushi didapuk memerankan Satoru. Kisah perjalanan ini menyentuh tema kehilangan dan kasih sayang antara manusia dan hewan peliharaan.
5. Kucing sebagai Terapi Iyashikei
Jepang dikenal produktif membuat film bergenre iyashikei, sub-genre fiksi yang dirancang memberi efek healing bagi penontonnya. Alih-alih konflik berat, film jenis ini mengajak penonton mensyukuri hal kecil seperti seduhan teh hangat atau dengkuran kucing yang tertidur.
Visualnya lambat, hangat, dan estetis. Efeknya membuat pikiran lebih rileks setelah seharian beraktivitas.
6. Keunikan Teknik Rotoscoping
Ghost Cat Anzu diproduksi kolaboratif oleh Shin-Ei Animation bersama studio Prancis, Miyu Productions. Film ini memakai teknik rotoscoping, di mana aktor direkam live-action lebih dulu sebelum digambar ulang.
Hasilnya, gerakan karakter terasa lebih hidup dan natural dibanding animasi biasa. Ini jadi nilai tambah tersendiri bagi penonton yang mencari visual berbeda.
7. Kucing Tanpa Manipulasi CGI
The Island of Cats menangkap tingkah natural dan ekspresi otentik kucing tanpa bergantung pada CGI. Latarnya membuai penonton seolah diajak liburan musim panas ke pulau pesisir terpencil.
Puluhan kucing liar montok muncul di sepanjang film. Buat pencinta majikan berbulu, pemandangan ini jelas jadi daya tarik utama.
8. Sentuhan Psikologis yang Dalam
Nakitai Watashi wa Neko wo Kaburu tak sekadar menampilkan cinta monyet manis. Film ini juga mengajarkan penerimaan diri dan keberanian menyuarakan isi hati.
Unsur psikologisnya membuat cerita terasa lebih berbobot. Suasana sendu yang menenangkan makin terasa berkat lagu tema Yorushika.
9. Cocok untuk Me-time Akhir Pekan
Semua judul di atas punya satu benang merah: suasana tenang dan cerita yang tidak menguras emosi. Cocok ditonton sambil bersantai di rumah dengan selimut kesayangan.
Durasi dan tempo ceritanya pas untuk menemani waktu istirahat. Pilih satu, nikmati, lalu lanjut ke judul berikutnya di akhir pekan.
Dari sembilan film ini, kamu bisa mulai dari yang paling sesuai suasana hati. Beberapa sudah bisa diakses lewat platform streaming, sebagian lain perlu dicari di layanan khusus. Selamat menonton dan semoga harimu lebih rileks.