Kuansing- Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tidak hanya bersiap menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026, tetapi juga menjadi pusat silaturahmi terbesar masyarakat Riau. Ribuan peserta, official, dewan hakim, tokoh agama, kepala daerah hingga Menteri Agama Republik Indonesia dijadwalkan hadir dalam perhelatan akbar yang berlangsung mulai 25 Juni hingga 3 Juli 2026.
Berbagai rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi bersama Pemerintah Provinsi Riau. Sebanyak 12 arena perlombaan disiapkan untuk menggelar seluruh cabang yang dipertandingkan, mulai dari Tilawah Al-Qur'an, Tahfiz, Tafsir, Qiraat, Kaligrafi, Fahmil, Syarhil hingga Berjanzi.
Tak hanya menjadi ajang kompetisi Al-Qur'an, MTQ ke-44 Provinsi Riau juga diproyeksikan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat persaudaraan masyarakat dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, Ak., MM, mengatakan pelaksanaan MTQ tahun ini memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar perlombaan membaca dan memahami Al-Qur'an.
"MTQ ini adalah rumah besar umat Islam di Provinsi Riau. Kuantan Singingi mendapat kehormatan menjadi tuan rumah, sehingga kami ingin menjadikan momentum ini sebagai ajang silaturahmi terbesar masyarakat Riau. Semua datang membawa semangat persaudaraan, persatuan, dan kecintaan terhadap Al-Qur'an," kata Suhardiman Amby kepada media Jumat malam ( 26/06/2026 ).
Menurutnya, kehadiran ribuan peserta beserta rombongan dari seluruh daerah merupakan berkah bagi masyarakat Kuansing.
"Masyarakat kami akan menyambut seluruh tamu seperti keluarga sendiri. Inilah budaya Kuansing yang selama ini kami jaga, menghormati tamu, mempererat persaudaraan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada siapa pun yang datang ke Negeri Jalur," ujarnya.
Bupati juga menyampaikan rasa bangga karena pelaksanaan MTQ ke-44 Provinsi Riau mendapat perhatian pemerintah pusat.
Berdasarkan agenda yang telah disusun panitia, Menteri Agama Republik Indonesia dijadwalkan hadir pada 27 Juni 2026 untuk mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari menghadiri Pawai Ta'aruf, melepas Pacu Jalur di Tepian Narosa, mengunjungi bazar UMKM kabupaten dan kota, hingga menghadiri agenda bersama kepala daerah di Astaka MTQ.
"Kehadiran Bapak Menteri Agama merupakan kehormatan besar bagi masyarakat Kuantan Singingi. Ini menunjukkan bahwa pelaksanaan MTQ di daerah mendapat perhatian penuh dari pemerintah pusat. Kami tentu menyambut dengan penuh rasa hormat dan kesiapan sebagai tuan rumah," tutur Suhardiman.
Selain Menteri Agama, Gubernur Riau, para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau, unsur Forkopimda, tokoh agama, dewan hakim, serta ribuan kafilah dipastikan turut memeriahkan pelaksanaan MTQ ke-44.
Suhardiman menilai, besarnya antusiasme seluruh daerah menjadi bukti bahwa MTQ bukan hanya agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat persatuan masyarakat Melayu Riau.
"Al-Qur'an mengajarkan persaudaraan. Karena itu kami ingin seluruh peserta yang datang tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga membawa kenangan indah tentang keramahan masyarakat Kuantan Singingi. Inilah semangat yang ingin kami bangun melalui MTQ ke-44," katanya.
Lebih lanjut, ia berharap pelaksanaan MTQ mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran ribuan tamu diperkirakan akan menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, hingga pelaku UMKM lokal.
"MTQ adalah syiar Islam sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Kami mengajak seluruh pelaku usaha, UMKM, generasi muda, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadi tuan rumah yang baik. Mari kita tunjukkan bahwa Kuantan Singingi adalah daerah yang religius, aman, nyaman, dan ramah bagi siapa saja," ungkapnya.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi juga telah menyiapkan 12 lokasi perlombaan yang tersebar di sejumlah masjid, sekolah, aula, dan Astaka Utama di Lapangan Taman Jalur. Penyebaran lokasi tersebut diharapkan membuat kemeriahan MTQ terasa di berbagai sudut Kota Teluk Kuantan sekaligus memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menyaksikan langsung setiap cabang perlombaan.
Menutup keterangannya, Suhardiman mengajak seluruh masyarakat Kuansing menjadikan MTQ ke-44 sebagai momentum memperlihatkan wajah terbaik daerah kepada seluruh tamu yang datang dari berbagai penjuru Provinsi Riau.
"Mari kita sukseskan MTQ ke-44 Provinsi Riau dengan kebersamaan. Sambut setiap tamu dengan senyum, hormati setiap peserta dengan pelayanan terbaik, karena keberhasilan MTQ ini bukan hanya keberhasilan pemerintah, tetapi keberhasilan seluruh masyarakat Kuantan Singingi. Insya Allah, dari Negeri Jalur akan lahir kesan yang baik, ukhuwah yang semakin kuat, dan syiar Al-Qur'an yang semakin membumi di Bumi Lancang Kuning," tutup Suhardiman Amby.