Camping Ground Mandalika Jadi Alternatif Menginap Saat MotoGP 2026

Ahad, 11 Oktober 2026 | 10:42:32 WIB
Camping ground Pertamina di kawasan Mandalika International Circuit menyediakan alternatif penginapa

RIAUREALITA.COM — Pertamina menghadirkan camping ground pertama di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebagai alternatif penginapan selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Fasilitas berkapasitas 150 orang ini menyasar komunitas riders dan kru yang kesulitan mendapat kamar saat okupansi penginapan di sekitar sirkuit melonjak. Balapan sendiri dijadwalkan berlangsung 9-11 Oktober 2026.

Camping ground tersebut disiapkan untuk menampung komunitas otomotif yang melakukan perjalanan touring menuju Mandalika. Salah satu rombongan bahkan berangkat dari Jakarta sejak 3 Oktober lalu.

Kapasitas dan Sasaran Penghuni

Camping ground di sekitar area sirkuit ini memiliki kapasitas hingga 150 orang. Fasilitas ini diprioritaskan bagi komunitas riders dan kru yang datang menyaksikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita menyebut kehadiran fasilitas ini sebagai kontribusi perusahaan dalam mendukung komunitas otomotif yang datang ke Mandalika.

"Ini adalah Camping Ground yang pertama kali dikelola oleh Pertamina. Di sini nanti akan digunakan teman-teman yang berasal dari komunitas riders," ujar Arya.

Fasilitas yang Tersedia

Setiap tempat tidur di camping ground dilengkapi kasur, bantal, karpet, meja kecil, dan akses listrik. Penghuni tidak perlu membawa perlengkapan tidur sendiri.

Pertamina juga menyediakan MCK dengan akses air bersih, serta musala yang dilengkapi fasilitas wudhu dan dipisahkan untuk jemaah pria dan wanita. Ada pula ruang makan dan ruang olahraga dengan fasilitas tenis meja.

Dari sisi kesehatan, dokter disiagakan selama 24 jam dan berkoordinasi dengan rumah sakit di Mataram untuk mengantisipasi kebutuhan medis pengunjung.

Alasan Camping Ground Dibutuhkan

Tingkat hunian penginapan di sekitar Mandalika diperkirakan melonjak selama periode balapan. Kondisi ini membuat kamar hotel dan penginapan sulit didapat.

"Pada periode balap nanti pastinya akan sangat sulit untuk mendapatkan tempat karena tingkat okupansi di sini sangat tinggi. Teman-teman pastinya akan membutuhkan tempat untuk istirahat," kata Arya.

Kebutuhan istirahat jadi pertimbangan utama, mengingat sebagian penghuni akan kembali menempuh perjalanan jauh setelah balapan selesai.

"Kita harapkan semuanya dalam keadaan sehat dan selamat selama perjalanan," ujarnya.

Area UMKM dan Warung di Dalam Kawasan

Di dalam kawasan camping ground tersedia area bagi UMKM binaan Pertamina. Pengunjung bisa membeli makanan dan kebutuhan lain dari warung yang disediakan.

Keberadaan UMKM ini menjadi bagian dari upaya Pertamina agar penyelenggaraan event tidak hanya memberi pengalaman bagi penonton, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

"Kalau mereka ingin kumpul bersama, diskusi, chit-chat, kita juga ada warung yang isinya UMKM binaan Pertamina. Jadi kita memberikan manfaat untuk semuanya," kata Arya.

Kelanjutan Setelah MotoGP Usai

Fasilitas camping ground dirancang agar manfaatnya berlanjut setelah gelaran balapan berakhir. Perlengkapan seperti kasur dan karpet akan didonasikan kepada masyarakat di sekitar kawasan sirkuit.

"Setelah program ini, kasur-kasur, karpet, dan lain sebagainya itu bisa kita donasikan untuk kebutuhan di sekitar wilayah sirkuit. Jadi artinya akan kembali kepada masyarakat," tutup Arya.

Informasi terkini soal ketersediaan slot dan mekanisme pendaftaran camping ground dapat dikonfirmasi langsung ke penyelenggara atau dinas pariwisata setempat.

Terkini