Gunung Ibu Erupsi Kembali, Radius 3,5 Kilometer Ditutup untuk Wisatawan

Senin, 28 September 2026 | 11:42:32 WIB
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi pada Senin (28/9/2026) pukul 11.05 WIT.

RIAUREALITA.COM — Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali erupsi pada Senin (28/9/2026) pukul 11.05 WIT dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 52 detik. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mempertahankan status gunung di Level II (Waspada) dan melarang aktivitas manusia dalam radius 2 kilometer serta perluasan sektoral 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di utara. Erupsi ini menandai letusan keempat Gunung Ibu dalam sepekan terakhir.

Visual letusan tidak teramati dari permukaan, tetapi getaran erupsi terekam jelas di seismograf. Status gunung masih bertahan di Level II (Waspada).

Frekuensi Erupsi Meningkat dalam Sepekan

Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi empat kali. Pengamatan kegempaan pada 28 September 2026 pukul 00.00–23.59 WIT mencatat 78 kali gempa letusan dengan amplitudo 11–28 milimeter dan durasi 35–70 detik.

Selain gempa letusan, instrumen PVMBG merekam 1 kali gempa hembusan beramplitudo 8 milimeter selama 36 detik. Tercatat pula 7 kali gempa harmonik dengan amplitudo 2–6 milimeter dan durasi 30–119 detik.

Radius Aman dan Zona Terlarang

PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dari kawah. Larangan diperluas secara sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.

Bagi pendaki dan wisatawan yang berencana ke kawasan Halmahera Barat, imbauan ini bersifat mengikat. Rute pendakian ke puncak Gunung Ibu untuk sementara tidak dapat dilalui.

Posisi Gunung Ibu dalam Tren Letusan Nasional

Sepanjang 2026, MAGMA Indonesia merekam 4.825 letusan gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur mencatat angka tertinggi dengan 1.869 letusan, disusul Gunung Ibu dengan 1.601 letusan.

Angka tersebut menempatkan Gunung Ibu sebagai salah satu gunung paling aktif di Indonesia tahun ini. Indonesia sendiri dikenal sebagai negara dengan jumlah gunung berapi aktif terbanyak di dunia.

Tips bagi Traveler yang Tetap Ingin ke Maluku Utara

Kawasan Halmahera Barat dan sekitarnya tetap bisa dikunjungi selama berada di luar radius larangan. Beberapa aktivitas wisata alternatif di Maluku Utara mencakup wisata bahari, pantai, dan budaya lokal di luar zona Gunung Ibu.

Sebelum berangkat, wisatawan disarankan memantau laporan aktivitas gunung api melalui aplikasi MAGMA Indonesia atau kanal resmi PVMBG. Informasi terkini soal status dan radius aman juga dapat dikonfirmasi ke dinas pariwisata setempat.

Untuk pendakian gunung api aktif, pastikan membawa masker respirator, kacamata pelindung, dan jaket tahan angin. Selalu ikuti arahan petugas pos pemantauan dan jangan memaksa masuk area terlarang meski kondisi terlihat tenang.

Terkini