Hakim Tolak Permintaan OpenAI Lihat Kesepakatan X dan Apple

Jumat, 18 September 2026 | 11:03:02 WIB
Hakim Mark Pittman menolak permintaan OpenAI untuk mengakses isi kesepakatan rahasia X, SpaceXAI, da

RIAUREALITA.COM — Hakim Mark Pittman menolak permintaan OpenAI untuk mengakses isi kesepakatan rahasia antara X, SpaceXAI, dan Apple dalam gugatan antimonopoli yang masih berjalan. Setelah meninjau dokumen tersebut secara tertutup, pengadilan menilai isinya tidak relevan dengan pokok perkara yang tersisa melawan OpenAI. Keputusan ini menjadi pukulan bagi upaya OpenAI memperkuat pembelaannya sebelum mengajukan mosi putusan sumir.

Duduk Perkara Gugatan Antimonopoli

X dan SpaceXAI, dua perusahaan milik Elon Musk, sebelumnya menggugat Apple dan OpenAI ke pengadilan federal. Keduanya menuduh Apple dan OpenAI bersekongkol menutup ruang bagi aplikasi AI pesaing, termasuk dengan menghambat visibilitas aplikasi tersebut di App Store. Apple dan OpenAI membantah seluruh tuduhan itu.

Beberapa hari lalu, X dan SpaceXAI memberi tahu pengadilan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan Apple. Setelah tercapai, keduanya berencana mencabut tuntutan terhadap produsen iPhone tersebut. Langkah itu membuat posisi OpenAI sebagai satu-satunya pihak yang masih menghadapi gugatan.

Alasan OpenAI Ingin Isi Kesepakatan

OpenAI mengajukan mosi darurat agar hakim memerintahkan X dan SpaceXAI menyerahkan isi perjanjian damai dengan Apple. Perusahaan berdalih dokumen itu bisa memuat informasi yang menguntungkan pembelaannya. Sebab, gugatan kini berlanjut hanya terhadap OpenAI.

Menanggapi permintaan tersebut, Pittman memerintahkan X dan SpaceXAI menyerahkan perjanjian itu secara privat ke pengadilan. Hakim ingin menilai sendiri apakah ada informasi yang berkaitan dengan perkara yang tersisa.

Pertimbangan Hakim Menolak Permintaan

Dalam putusannya, Pittman menyatakan pengadilan berhati-hati sebelum memaksa pihak menyerahkan perjanjian damai yang bersifat rahasia. Menurutnya, pengadilan kadang mengizinkan penyerahan dokumen semacam itu jika isinya relevan dengan isu spesifik pada tahap putusan sumir atau persidangan.

Setelah meninjau dokumen yang diminta, Pittman menilai isinya tidak menyajikan informasi yang relevan dengan isu yang akan diputus pada tahap putusan sumir maupun persidangan dalam perkara ini.

Pittman juga mencatat bahwa OpenAI berencana mengajukan mosi putusan sumir. Lewat mosi itu, OpenAI akan meminta pengadilan memutus perkara atau sebagian klaim tanpa melalui persidangan. Pengadilan disebut telah memberi OpenAI tambahan waktu untuk menyiapkan mosi tersebut.

Dampak bagi Jalannya Perkara

Keputusan Pittman menutup salah satu jalur yang ingin ditempuh OpenAI untuk mengakses isi kesepakatan X, SpaceXAI, dan Apple. Dengan begitu, OpenAI harus bersandar pada argumen dan bukti lain saat menghadapi sisa gugatan antimonopoli tersebut.

Bagi X dan SpaceXAI, putusan ini memastikan isi perjanjian damai dengan Apple tetap tertutup. Perkara inti soal dugaan persekongkolan untuk menekan aplikasi AI pesaing pun berlanjut, kini dengan OpenAI sebagai satu-satunya tergugat yang tersisa.

Terkini