BENGKALIS, — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Bengkalis memilih memaknai momentum kemerdekaan dengan berbagi dan hadir lebih dekat di tengah masyarakat.
Kamis (27/8/2026), suasana penuh kepedulian terlihat di Kantor Bantu Bea Cukai Sungai Pakning. Jajaran Bea Cukai Bengkalis menggelar bakti sosial yang dirangkai dengan doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerja.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis, Novryansyah. Bakti sosial menyasar masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Bea Cukai dalam memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 35 warga menerima paket bantuan kebutuhan pokok yang disalurkan jajaran Bea Cukai Bengkalis. Bantuan itu diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan.
Novryansyah mengatakan, kegiatan sosial tersebut tidak sekadar menjadi agenda dalam rangka memperingati HUT RI ke-81. Menurutnya, momentum kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian dan membangun hubungan yang semakin erat antara pemerintah dengan masyarakat.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama. Dalam suasana khidmat, seluruh peserta memanjatkan doa untuk keselamatan, keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan tugas negara, khususnya dalam menjaga kedaulatan ekonomi bangsa.
Doa bersama juga ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis, khususnya warga di wilayah Sungai Pakning. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kepedulian dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Melalui bakti sosial ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban warga penerima manfaat," ujar Novryansyah.
Ia menambahkan, semangat HUT RI ke-81 hendaknya diterjemahkan melalui kepedulian, sinergi dan hubungan harmonis dengan masyarakat. Kehadiran Bea Cukai di tengah warga diharapkan tidak hanya sebatas menjalankan tugas negara, tetapi juga mampu memberikan manfaat sosial bagi lingkungan sekitar.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Dari Sungai Pakning, semangat kemerdekaan kembali diwujudkan melalui aksi sederhana namun bermakna, yakni berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada sesama.