Erick Thohir: Bonus Atlet Asian Games 2026 Naik Jadi Rp3 Miliar

Ahad, 20 September 2026 | 12:02:32 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memastikan bonus atlet berprestasi di Asian Games 2026 naik

RIAUREALITA.COM — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memastikan bonus bagi atlet berprestasi di Asian Games 2026 naik menjadi Rp3 miliar per medali emas. Kenaikan ini menjadi penanda dukungan pemerintah terhadap para atlet yang berlaga di Aichi-Nagoya, Jepang.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung penuh perjuangan atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dukungan itu disampaikan Erick saat meresmikan Rumah Indonesia Asian Games 2026 di Nagoya, Sabtu kemarin.

Menurut Erick, olahraga bukan sekadar soal medali. Ia menyebut prestasi di panggung Asia sebagai cerminan kehormatan bangsa. "Bapak Presiden sangat komit bahwa olahraga ini menjadi hal yang sangat penting untuk bangsa kita, tidak hanya sebagai duta bangsa, tetapi mencerminkan kedigdayaan," ujar Erick.

Bonus Rp3 Miliar dan Penguatan Pelatnas

Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk mendukung tim Indonesia. Salah satunya penguatan program pemusatan latihan nasional yang disesuaikan dengan skala kejuaraan, mulai dari Olimpiade, Asian Games, hingga SEA Games.

Bentuk dukungan lain datang lewat peningkatan apresiasi bagi atlet berprestasi. Bonus Asian Games 2026 kini mencapai Rp3 miliar. "Negara hadir untuk mendorong para pejuang bangsa, pahlawan bangsa, untuk terus memastikan banyaknya bendera Merah Putih berkibar," kata Erick.

Target Empat Emas, Erick Optimistis Bisa Lebih

Indonesia menargetkan sedikitnya empat medali emas di Asian Games 2026. Angka itu disebut Erick sebagai target awal yang masih terbuka untuk dilewati.

Ia merujuk rekam jejak sejarah olahraga nasional sebagai dasar optimisme. Saat menjadi tuan rumah Asian Games 1962, Indonesia pernah membawa pulang 8 hingga 11 medali emas.

"Kita targetnya empat, tapi kalau kita lihat dari sejarah, kita pernah dapat 8 emas, 11 emas saat jadi tuan rumah tahun 1962. Mudah-mudahan dengan kerja keras seluruh tim, perolehan medali emas kita bisa lebih dari empat," ujar Erick.

Rumah Indonesia Jadi Markas Tim di Nagoya

Peresmian Rumah Indonesia di Nagoya menjadi bagian dari persiapan kontingen. Fasilitas ini berfungsi sebagai markas sekaligus pusat dukungan bagi atlet selama bertanding.

Kehadiran rumah tersebut diharapkan menjaga kebugaran, koordinasi, dan mental para atlet yang berlaga jauh dari tanah air. Pemerintah menempatkan fasilitas ini sebagai bagian dari ekosistem pembinaan, bukan sekadar tempat singgah.

Dengan bonus yang naik dan pelatnas yang disesuaikan, Indonesia menaruh harapan besar pada Asian Games 2026. Hasil di Nagoya nanti akan menjadi tolok ukur kesiapan Merah Putih menuju panggung olahraga Asia berikutnya.

Terkini