Telkom Sewakan Graha Merah Putih ke Badan Gizi Nasional, Ada Peluang Bisnis Konektivitas

Selasa, 08 September 2026 | 15:23:02 WIB
Telkom mengumumkan rencana penyewaan Graha Merah Putih kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bent

RIAUREALITA.COM — Rencana pemanfaatan Graha Merah Putih oleh BGN diumumkan Telkom melalui pernyataan resmi pada Selasa (8/9/2026). Gedung yang selama ini difungsikan sebagai kantor Telkom itu akan bertransisi secara bertahap menjadi ruang kerja aparatur sipil negara (ASN) BGN.

Leveraging Aset dan Sumber Pendapatan Baru

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyebut langkah ini sebagai bentuk leveraging asset. Bagi perusahaan pelat merah itu, penyewaan gedung bukan sekadar memindahkan fungsi bangunan, melainkan membuka celah bisnis tambahan.

"Bagi TelkomGroup, rencana penyewaan gedung GMP oleh BGN merupakan bentuk leveraging asset yang dapat menghadirkan peluang bisnis baru, termasuk melalui penyediaan layanan konektivitas dan solusi digital unggul dari yang kami miliki," kata Dian dalam keterangan tertulisnya.

Dengan kata lain, BGN berpotensi menjadi konsumen layanan internet dan sistem digital Telkom. Ini sejalan dengan fokus Telkom yang tidak lagi sekadar operator telekomunikasi, tetapi juga penyedia solusi teknologi terintegrasi.

Efisiensi Ruang Kerja Internal Telkom

Di balik kesepakatan ini, ada agenda besar penataan ulang kantor internal. Dian mengungkapkan bahwa sejumlah unit bisnis Telkom selama ini tersebar di berbagai lokasi di Jakarta, sehingga koordinasi antartim belum berjalan optimal.

Penataan ini diarahkan pada pengelompokan unit berdasarkan karakteristik bisnis atau stream masing-masing. Harapannya, setiap unit bisa menempati lokasi yang lebih terintegrasi dan kolaborasi lintas divisi menjadi lebih cepat.

"Saat ini, sejumlah unit masih yang berkaitan tersebar di berbagai lokasi kerja di Jakarta. Melalui penataan ini, kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang lebih terintegrasi sesuai stream masing-masing unit," tuturnya.

Proses Transisi dan Peremajaan TIOC

Karyawan Telkom yang masih berkantor di GMP akan dipindahkan ke lokasi kerja yang telah disiapkan. Proses perpindahan peralatan kerja existing dan transisi BGN ke GMP dilakukan bertahap, menunggu negosiasi dengan pihak terkait tuntas.

Berdasarkan survei dan diskusi awal, BGN menyampaikan rencana penggunaan GMP sebagai ruang kerja serta sejumlah fasilitas workstation standar.

Terpisah dari agenda penyewaan GMP, Telkom juga melanjutkan program peremajaan Telkom Integrated Operation Center (TIOC). Program ini berjalan dengan tahapan sendiri, mencakup adopsi otomasi, kecerdasan buatan (AI), dan sistem monitoring generasi baru untuk meningkatkan kualitas layanan.

Dengan skema ini, Telkom menargetkan produktivitas karyawan meningkat pascapenataan, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia infrastruktur digital bagi institusi pemerintahan.

Terkini