Masjid Al-Hikmah Ditutup Sejak Maret, Proposal Rehab ke Pertamina Tak Kunjung Berjawab

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:45:48 WIB
Mesjid Al-Hikmah Siak Kecil ditup sementara akibat banguna mengalami kerusakan. yang serius.

BENGKALIS — Masjid Raya Al-Hikmah di Desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, kini tak lagi ramai seperti biasanya. Rumah ibadah yang selama ini menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat itu terpaksa ditutup sejak Maret 2026 lantaran kondisi bangunan dinilai tidak aman untuk digunakan.

Kerusakan cukup serius ditemukan pada bagian dalam masjid, terutama dak dan tulang konstruksi yang mengalami korosi. Berdasarkan penilaian kelayakan bangunan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis, Masjid Al-Hikmah belum diperbolehkan difungsikan sebelum dilakukan perbaikan.

Di tengah kebutuhan anggaran rehab yang cukup besar, pengurus masjid terus berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya dengan mengajukan proposal bantuan kepada PT Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning sejak 13 November 2025.

Namun, hampir sembilan bulan berselang, pengurus mengaku belum menerima kepastian maupun jawaban atas proposal tersebut. Kondisi ini memunculkan kekecewaan, karena pengurus tidak semata-mata berharap bantuan, tetapi juga menginginkan adanya komunikasi dan kesempatan untuk menyampaikan langsung kondisi masjid.

“Kami pengurus Masjid Al-Hikmah merasa kecewa terhadap sikap manajemen PT Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning yang sampai saat ini slow response dan tidak pernah menanggapi proposal bantuan rehab yang kami ajukan sejak 13 November 2025,” ujar Ketua Pengurus Masjid Al-Hikmah, Irawan, Sabtu (15/8/2026).

Pria yang akrab disapa Jabaw itu mengatakan, pengurus telah berulang kali berupaya menghubungi pihak Pertamina, termasuk melalui bagian humas. Sambungan telepon maupun pesan WhatsApp telah dilakukan, namun menurutnya pesan yang dikirim hanya masuk tanpa mendapatkan balasan.

“Jawaban sampai sekarang tidak pernah kami terima. Padahal yang kami inginkan dengan adanya komunikasi tentu bisa terjalin silaturahmi dan ada pertemuan dengan pihak Pertamina. Soal dibantu atau tidak, itu bisa dibicarakan. Kami meminta bantuan untuk memperbaiki rumah ibadah, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Menurut Jabaw, perhatian perusahaan terhadap Masjid Al-Hikmah dinilai penting mengingat keberadaan aset Pertamina juga bersentuhan dengan wilayah Kecamatan Siak Kecil. Bahkan, air baku yang digunakan untuk mendukung operasional kilang Pertamina disebut berasal dari wilayah tersebut.

“Memang kilang mereka berada di Kecamatan Bukit Batu, tetapi aset mereka juga ada di wilayah Kecamatan Siak Kecil. Air baku untuk kilang mereka juga diambil dari sini. Kami menyayangkan kalau untuk rumah ibadah seperti ini tidak ada respons sama sekali,” katanya.

Sejak Masjid Al-Hikmah ditutup, jamaah terpaksa memindahkan aktivitas ibadah ke Masjid Sakinah. Namun, keterbatasan kapasitas membuat pelaksanaan ibadah terkadang kurang nyaman. Saat salat Jumat, misalnya, sebagian jamaah bahkan harus melaksanakan ibadah hingga ke luar bangunan karena tidak tertampung di dalam masjid.

Meski kondisi tersebut berlangsung berbulan-bulan, kepedulian masyarakat terhadap Masjid Al-Hikmah tetap terjaga. Jamaah dan warga masih terus memberikan infak sesuai kemampuan. Bagi pengurus, meski nilainya tidak besar, sumbangan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat masih memiliki rasa memiliki terhadap masjid yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan warga.

“Berbagai upaya untuk perbaikan ke sejumlah pihak sudah kami lakukan, termasuk kepada Pertamina. Kami berharap ada perhatian karena perbaikan ini membutuhkan anggaran yang cukup besar,” ungkap Jabaw.

Sementara itu, Supervisor General Affair PT Kilang Pertamina Internasional/Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning, Iswandi, saat dikonfirmasi mengatakan proposal bantuan tersebut telah diteruskan ke tingkat pusat.

“Ini sudah kami ajukan proposal, Bang, ke pusat. Kami juga lagi menunggu persetujuan dari beberapa proposal yang sudah kami ajukan sebelumnya,” ujar Iswandi.

Terkini