Kapolri Cek Kesiapan Penanganan Karhutla di Riau, Serahkan Bantuan Peralatan untuk Satgas

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:48:18 WIB

KAMPAR - Kapolri Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sekolah Polisi Negara Polda Riau, Kabupaten Kampar, Rabu (8/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyerahkan sejumlah bantuan peralatan untuk mendukung operasional Satgas Karhutla Polda Riau.

Kapolri mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi karhutla yang diperkirakan meningkat pada musim kemarau tahun ini.

"Kita cek satu per satu dan alhamdulillah saya lihat seluruh stakeholder yang ada, mulai dari Basarnas, BNPB, BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, perusahaan-perusahaan swasta hingga seluruh kekuatan yang ada, semuanya bersatu. Ini tentunya yang kita butuhkan untuk menghadapi potensi karhutla," ujar Kapolri.

Menurutnya, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi modal utama dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan daerah lain.

Kapolri mengungkapkan, berdasarkan data yang diterimanya, hingga saat ini telah terdeteksi sekitar 16.000 hotspot di wilayah Riau. Setelah dilakukan verifikasi, terdapat 329 titik api yang harus segera ditangani dengan luas area terdampak mencapai sekitar 15.000 hektare.

"Saya mengingatkan kepada seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Penanganan Karhutla. Di Riau ini kebakaran hutan berbeda dibandingkan wilayah lain karena memiliki dua periode potensi kebakaran. Saat ini kita menghadapi periode Juli hingga September, ditambah adanya informasi cuaca El Nino yang berpotensi menyebabkan kekeringan lebih panjang," katanya.

Kapolri meminta seluruh jajaran meningkatkan kesiapsiagaan, terutama dengan memastikan ketersediaan sumber air untuk kebutuhan pemadaman saat musim kemarau.

"Utamanya mempersiapkan sumber-sumber air yang nantinya bisa digunakan ketika cuaca kering. Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat juga harus terus dilakukan, termasuk mengingatkan agar tidak membuang puntung rokok, obat nyamuk, maupun sumber api lainnya sembarangan karena sangat berpotensi memicu kebakaran saat kondisi lahan kering," tegasnya.

Selain meninjau kesiapan personel, Kapolri juga menyerahkan bantuan peralatan guna memperkuat penanganan karhutla di Riau. Bantuan tersebut terdiri dari satu unit ekskavator Hitachi 110F, 10 unit sepeda motor trail Kawasaki KLX 150 CC, 50 set portable breathing apparatus, dua set peralatan Wontech, serta 20 unit mesin pompa air.

Kapolri menjelaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas personel di lapangan, termasuk mendukung keselamatan petugas saat melakukan pemadaman di lokasi yang dipenuhi asap.

"Hari ini kami memberikan tambahan peralatan untuk Polda Riau, mulai dari portable breathing apparatus agar anggota tetap bisa menjalankan tugas memadamkan api dengan lebih aman, hingga peralatan komunikasi sehingga meski berada di tengah hutan yang terbakar, komunikasi dengan command center tetap berjalan dan arahan dapat diberikan secara cepat," pungkasnya.

Terkini