PEKANBARU — Badan Pengelola Masjid Raya (BPMR) An-Nur Provinsi Riau menggelar rapat pengurus pada Rabu (7/1/2026) pukul 09.00 WIB di Aula Masjid Raya An-Nur, Pekanbaru. Rapat ini membahas Rencana Kerja (Raker) Kegiatan Masjid Raya An-Nur tahun 2026, evaluasi kegiatan tahun 2025, serta persiapan pelaksanaan Ramadhan 1447 Hijriah.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPMR An-Nur yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr Syahrial Abdi MSi. Dalam arahannya, Dr. Syahrial Abdi, M.Si, menekankan pentingnya pengelolaan masjid yang transparan dan profesional sebagai fondasi kepercayaan publik.
"Alhamdulillah, pengelolaan Masjid Raya An-Nur saat ini sudah berjalan dengan baik dan transparan. Ke depan, transparansi ini harus terus dijaga untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan menegakkan marwah Masjid Raya An-Nur," ujarnya.
Syahrial Abdi juga mendorong agar momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai penggerak kegiatan ekonomi syariah. Ia mengusulkan kolaborasi dengan pihak swasta melalui penyelenggaraan bazar atau kegiatan ekonomi lainnya, mengingat fasilitas Masjid Raya An-Nur yang dinilai sudah sangat memadai.
Sementara itu, Imam Besar sekaligus Ketua Harian BPMR An-Nur Provinsi Riau, Dr. H. Zul Ikromi, Lc., M.A, menyampaikan laporan kegiatan sepanjang tahun 2025. Menurutnya, seluruh agenda dan program yang direncanakan pada tahun tersebut berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari jamaah.
Dalam kesempatan yang sama, Zul Ikromi juga memaparkan sejumlah agenda kegiatan tahun 2026. Dalam waktu dekat, Masjid Raya An-Nur akan menggelar tabligh akbar dengan menghadirkan penceramah nasional, AA Gym. Selain itu, pihak pengelola juga mulai mematangkan persiapan menyambut Ramadhan 1447 Hijriah, termasuk perencanaan kegiatan ibadah dan sosial selama bulan suci.
Rapat pengurus ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk memperkuat peran Masjid Raya An-Nur tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pemberdayaan umat di Provinsi Riau.