Pekanbaru - Petugas gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru dan Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar razia di Jalan SM Amin, Senin (30/9/2024). Hasilnya, puluhan kendaraan angkutan barang dan penumpang terjaring dalam operasi tersebut.
Sebagian besar kendaraan yang terjaring dalam razia adalah truk dan bus penumpang. Banyak di antara pengemudi yang tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan yang lengkap. Akibatnya, mereka pun diberikan sanksi tilang.
"Selain itu, ditemukan pula sejumlah kendaraan dengan masa berlaku uji KIR yang telah habis. Padahal, perpanjangan KIR sangat penting untuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan," kata Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Khairunnas.
Aparat gabungan melakukan razia ini untuk memastikan angkutan barang dan angkutan penumpang layak jalan. Kondisi kendaraan angkutan yang tidak layak jalan tentu berdampak kepada keselamatan penumpang.
Mereka pun mengeluarkan 66 berkas tilang pada razia gabungan itu. Adanya penindakan itu untuk memberi efek jera kepada para pengemudi angkutan barang dan angkutan penumpang yang melanggar.
"Ini adalah bagian dari giat operasi angkutan penumpang dan barang bersama aparat gabungan dari berbagai instansi," terangnya.
Menurutnya, razia gabungan ini juga menindak angkutan barang yang over dimensi dan over load atau ODOL. Mereka langsung melakukan pengukuran terhadap kendaraan angkutan yang dicurigai sudah dimodifikasi menjadi ODOL.
Khairunnas menyebut bahwa razia kali ini melibatkan personel gabungan sebanyak 44 orang personel. Mereka merupakan petugas gabungan dari Ditlantas Polda Riau, Dinas Perhubungan Provinsi Riau dan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.
Ada juga dari BPTD Kemenhub Satlantas Polresta Pekanbaru. Tim nantinya bakal melanjutkan razia serupa untuk memastikan angkutan barang dan penumpang beroperasi dalam kondisi layak.
Razia gabungan sebelumnya sudah berlangsung di Jalan Lintas Timur, Jalan Riau ujung hingga Jalan Soekarno-Hatta. "Kita pastikan giat ini bakal berlanjut, apalagi kita sudah beberapa kali menggelar giat serupa," pungkasnya.