Sedang Tidur, Pekerja HTI Terluka Usai Diserang Harimau di Pelalawan

Senin, 19 Agustus 2024 | 23:42:14 WIB
Foto lokasi kejadian

Pekanbaru - Konflik manusia dengan Harimau Sumatera kembali terjadi di Riau. Kali ini seorang pekerja Hutan Tanaman Industri (HTI) bernama Jali (40) menjadi korban.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Naas nya, korban mengalami luka parah pada bagian kepala.

Saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, membenarkan peristiwa itu, Senin (19/8/2024) malam.

Dirinya mengungkapkan setelah peristiwa itu korban Jali mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

"Kita sudah menerima informasi tersebut. Korban bernama Jali. Atas peristiwa konflik dengan Harimau Sumatera, korban mengalami luka pada bagian kepala kanan cukup parah," katanya.

Anom menjelaskan peristiwa itu terjadi, Sabtu (17/8/2024) dinihari dimana korban sedang tidur di area tanaman akasia petak 162, Distrik Merawang, dalam Camp Pelun B, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti.

"Kemudian serangan harimau terjadi, korban menyadarinya setelah ada darah di bagian kepala dan merasakan sakit," sebut Anom.

Beruntung, harimau yang menyerang Jali diperkirakan masih remaja, yang mungkin menjadi faktor penyelamat bagi korban.

Setelah mendapatkan pertolongan pertama dari rekan-rekannya, Jali segera dilarikan ke puskesmas setempat menggunakan pompong, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Selasih.

Pihak kepolisian, termasuk Bhabinkamtibmas Polres Pelalawan dan personel Brimob, telah melakukan pengecekan di sekitar tenda tempat korban dan pekerja lainnya tidur.

"Di sekitar lokasi ditemukan sejumlah jejak atau tapak harimau. Ukuran tidak besar sehingga diduga harimau remaja," tutup Kombes Anom.

Secara terpisah Kepala Balai Besar Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Genman S Hasibuan, menyatakan bahwa pihaknya telah mengirim Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) ke lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

"Sudah dalam perjalanan ke lokasi kejadian," terang Geman.

Peristiwa ini menambah panjang daftar konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah Riau, yang dikenal sebagai habitat harimau Sumatera yang semakin terdesak oleh aktivitas manusia.

Terkini